Posts

Temu

Mereka yang menunda-nunda pertemuan kala pihak lain sedang berusaha berdamai dengan rasa rindu yang sangat sulit untuk didamaikan adalah orang-orang yang sangat jahat. Menurutku. Alasan besar yang membuat aku menyadarkan diri sendiri bahwa aku tidak bisa terjebak dalam hubungan jarak jauh. Lebih jahat lagi saat kata "agresif" digunakan. Terserah sengaja atau tidak. Akan semakin jahat kalau tidak sengaja, memang. Untuk menghindar dari tagihan pertemuan mungkin. *** Menjadi dingin itu sangat mudah. Sangat. Untuk aku. Setelah tahu fakta ini, kamu yang mengakui diri sendiri sangat peka itu seharusnya paham seberapa jahatnya kata itu. Seharusnya mengerti seberapa gengsi dan konflik dalam diri yang terjadi sebelumnya sampai kata tersebut terdengar. Seharusnya sadar betapa kehadiranmu jauh lebih diperlukan dibanding hadirnya dirinya sendiri. -BAS-

Sendiri

Tiba-tiba sedih sendiri. Galau sendiri. Kecewa sendiri. Bingung sendiri. Marah sama diri sendiri. Ya, sedang kesal dengan diri sendiri. Yang selalu berharap menjadi satu-satunya bagi seseorang. Egois. -BAS-

Jangan Lagi

Jangan lagi meminta saya menunggu. Saya pernah menunggu tapi kemudian ditinggalkan. Pernah menunggu lalu dikhianati. Pernah menunggu lalu tidak membuahkan apa pun. Hanya menghasilkan diam walau sudah ditagih dengan galaknya. Lalu menghasilkan rahasia-rahasia lain. Menghasilkan rangkaian kata baru yang saya tidak pernah tahu maksudnya. Tepatnya, yang tidak mau saya terka arti dibaliknya. Saya beri tahu, tidak semua wanita itu sensitif dengan kata-kata. Beberapa memilih untuk tidak lagi sensitif. Beberapa lagi berpura-pura tidak sensitif. Mereka melindungi perasaannya sendiri. -BAS-

SEPINTAS MELINTAS: Lebah

Lebah langsung mati setelah menyengat lawannya. Suatu bentuk pertahanan diri. Lalu, kenapa ia menyakiti yang menurutnya mengancam kehidupannya padahal nyatanya tidak bisa mengubah keadaan? Ia tetap mati. Dan belum tentu juga yang ia pikir mengancam kehidupannya tersebut benar-benar berniat mengganggunya. Padahal, bisa jadi ia masih punya kesempatan hidup jika ia tidak menyengat.  Katanya, mati karena membela diri jauh lebih keren. -BAS-

NOL

Pada luang yang matikan hasrat Biarkan sel-sel berlogika-ria Menjemput ujung-ujung mistar Menyatukan bulir-bulir angka Pada buntu yang justru memupuk rindu Biarkan bayang mencari citra Padankan kata menyusun makna Atau merajut noktah merangkai pola Jangan lagi jeda untuk setiap tempo Tak akan ada jenak untuk setiap indera Dalam daya menumpas tresna Karena setiap kosong yang hingga Masih selalu berujung satu -BAS-

Manusia dan Laut

Manusia itu berbeda-beda. Ada yang terharu dengan bisikan laut tenang dan syahdunya angin pantai yang melambaikan daunan nyiur. Ada yang bisa terpikat hanya dengan ombak-ombak kecil yang mudah ditemukan namun tak banyak dibahas orang. Ada yang baru bisa terkesan dengan deburan ombak-ombak tinggi dan angin menuju badai. Ada juga yang hanya ingin menikmati apa pun yang terjadi. -BAS-

SEPINTAS MELINTAS: Paket Hadiah

Sedikit tidak adil memang, kalau hanya karena satu orang, kemudian sikapku bisa berubah pada semua orang. Aku pernah dikirimi hadiah oleh seseorang yang setelah aku buka ternyata berisi bunga busuk. Sejak saat itu, aku membuang semua paket kiriman maupun surat untukku tanpa pernah membukanya terlebih dahulu. Entah akan berlangsung sampai kapan. -BAS-